Tips Meningkatkan Berat Badan Bayi

Disini siapa Mom yang bingung kalau berat anak stagnan alias mandeg? toss dulu Mom… 11 12 lah kita. pengalaman stagnan berat badan itu merupakan ketakutan terbesar saya dalam mengasuh Rasya. pernah dalam 2 bulan beratnya masih sama, yaitu sekitar 8 kg, tidak ada perubahan sama sekali. kalau sudah 2 bulan lebih tidak naik BB, mom wajib waspada karena mungkin ada infeksi dalam tubuh si kecil. Biasanya penyakit yang sering muncul pada bayi adalah TB (Tuberculosis). Nah tapi Mom, TB pada bayi berbeda dengan orang dewasa, karena mungkin tidak terdapat gejala apapun alias silent disease.

Setiap bulan saya periksakan anak saya ke DSA untuk cek rutin dari 1-12 bulan. Pada saat menginjak bulan ke 8-10, berat Rasya ga naik-naik juga. Dokter menyarankan untuk menambah volume makanan, protein dan juga lemak. Kalau dalam 2 minggu gak naik juga, disarankan untuk tes mantouk. Jedeeeerrrr berasa disamber gledek… gimana engga. Pasti ketakutan itu ada. Masa anak gue kena TB sih? tidaaaaaakkk….

Dalam 2 minggu tersebut, saya mulai mengerahkan seluruh daya dan upaya saya untuk menaikkan BB Rasya. Dan finally dalam 1 minggu pun berat rasya sudah naik 700 gram. Alhamdulillaah… Berikut yang saya lakukan saat ingin menaikkan BB anak :

1. Siapkan Alat Tempur

Kalau ada uang berlebih, Mom bisa beli timbangan bayi agar berat bayi benar-benar terkontrol dirumah tanpa perlu kemana-mana. Ada 2 jenis timbangan, analog dan digital. Mom bisa pilih yang mana sesuai dengan budget. Kalau ga ada, jangan khawatir. Mom bisa rajin menimbang di posyandu. Atau jika ada bidan desa, Mom juga bisa untuk meminta izin menimbang bayi secara rutin. Jika memang Mom sedang mengejar BB anak yang ideal secara cepat, Mom bisa menimbang tiap seminggu sekali dan maksimal 1 bulan sekali. Dan kalau sudah ditimbang, jangan lupa Mom WAJIB punya buku KIA dan mencatat sejauh mana perkembangan anak Mom. Kalau memang benar-benar dibawah garis hijau pada grafik perkembangan BB anak, sebaiknya Mom segera periksakan ke DSA/ Bidan.

2. Tambah Asupan Protein

menambah asupan protein bisa jadi cara untuk menaikkan BB anak. Mom bisa mulai dengan menambah porsi protein seperti daging sapi, ayam, telur lebih banyak lagi dalam makanan anak. Kalau perlu, timbang untuk mengetahui cakupan gizi yang anak makan

3. Berikan Tambahan Lemak

Saya biasa memberikan tambahan lemak berupa EVOO atau unsalted butter pada anak. Untuk meningkatkan berat badan, saya berikan keduanya pada setiap porsi makanannya.

4. Double Karbohidrat

Saya dapet info ini dari kakak saya yang kedua, dia dapat ilmu ini dari DSA nya. Untuk menambah BB, disarankan untuk menambah asupan karbo dalam makanan bayi. Jadi misal karbohidrat untuk pagi nasi kentang, siang nasi makaroni. Double karbo terbukti berefek untuk penambahan BB anak saya.

5. Konsisten dan Think Positive

Keadaan ini kadang bikin Mom jadi down. Tapi tenang Mom, ini hanya bersifat sementara. Asal Mom bisa selalu telaten dalam memberi makan, tidak asal-asalan, dan selalu berpikiran positif. Pikiran positif membuat kita selalu berpikiran jernih tanpa harus panik dan bertindak gegabah.

6. Tanyakan pada DSA apakah anak butuh susu tambahan

Ada beberapa kondisi kesehatan anak yang mengharuskan anak mengkonsumsi susu tambahan ataupun susu penambah berat badan. Konsultasikan hal tersebut ke dokter spesialis anak agar pemberiannya tepat guna.

Sekian yang bisa saya share hari ini Mom… semoga bermanfaat 😊

Comments

  1. tambah asupan adalah point yang paling penting 😀

    1. deantari says:

      Betul sekali! 😊

  2. Rissaid says:

    OMG Mba Deaaa! Lama aku gak main ke blognya, dari header bunga2 sampai header unyu gendong baby ❤

    1. deantari says:

      Aaaaariiiiinnn aku dah jarang bgt nulis ini wkwk… nice to meet you agaaaain…kangen nih baca2 tulisannya Arin 😘

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *