Adulting Series : Cara Cepat Lulus Kuliah

Adulting is sucks, but it is a must!

Hayo disini siapa yang suka ogah-ogahan kalau udah mulai semester akhir?

Saya pun juga begitu dulu. Rasanya males banget melalui jalan berliku. Buat pake toga kok mesti ribet banget gini sih?! Pikir saya gitu. Tapi mau gak mau, tugas akhir memang harus kamu tuntaskan. Pasti pengen kan membanggakan orangtua dengan cepat-cepat mendapatkan gelarmu?

Di bidang akademik, saya punya track record yang lumayan. Saya mungkin gak pinter-pinter amat, tapi saya bisa menuntaskan S1 dalam waktu 3,8 tahun dan S2 dalam waktu 1,5 tahun. Ditempat saya S2 dulu, sama sekali gak mudah untuk bisa lulus 3 semester. Katanya jarang sekali orang yang bisa lulus 3 semester disitu. Alhamdulillah… padahal nyatanya, saya gak sepintar mereka yang masih belum lulus. Lalu apa rahasianya?

1. Fokus

Dari awal kuliah, kebanyakan orang berpikir “ah baru masuk, nikmatin dulu aja lah” dan itu salah satu hal yang salah.
Kamu masuk kuliah itu untuk lulus.

Saya memulai penelitian S2 saya pada semester 1. Seharusnya penelitian itu dimulai di semester 3. Disaat teman-teman lain ke mall, saya setiap hari ke kandang tikus atau ke lab. Termasuk hari sabtu dan minggu.

Jadi fokus terus dan pacu dirimu sendiri untuk lulus lebih cepat. Contohnya apa? Kalau belum punya ide untuk penulisan tugas akhir, kamu bisa ke perpustakaan untuk membaca skripsi/ tesis/ disertasi orang lain. Dengan membaca,maka kamu memiliki gambaran tentang langkah-langkah yang harus kamu kerjakan untuk tema penelitian yang spesifik. Rajin baca jurnal juga bisa. Satu lagi, mulai bidik kira-kira tema apa dan siapa dosen yang akan membimbing kamu nantinya.

2. Bersosial

Perbanyak berteman dengan kakak angkatan yang sedang menjalani penelitian, dengan begitu mereka bisa mengajarkan dan mengarahkan kamu yang pastinya kurang bisa didapatkan dari teman seangkatan. Karena apa? Ya karena kalian sepantaran. Mulai aktif saat berdiskusi dengan dosen, supaya kamu dikenal mereka dengan baik.

3. Cari sumber dana

Kalau sudah tau mau penelitian apa, saatnya kamu menghitung kira-kira berapa biaya yang harus dikeluarkan dari awal hingga penelitian selesai, serta sumber dana untuk penelitian tersebut. Kalau kamu memutuskan dengan biaya sendiri atau orangtua juga bisa. Tapi kampus atau negara biasanya punya hibah yang bisa kamu gunakan lho. Kalau penelitianmu membutuhkan dana yang besar, misalnya puluhan juta rupiah, kamu tinggal mengikuti prosedur hibah penelitian. Kalau beruntung, kamu bisa penelitian dengan gratis. Lumayan kan…

4. Dedikasi, cuy

Yang keempat ini gampang diomongin, tapi susah dipraktekin. Kalau udah masuk ke semester akhir, mau gak mau kamu harus selesaikan apa yang sudah kamu mulai. Tiap hari cicil tulisanmu, sambil ngelakuin penelitian. Gak perlu mentargetkan sehari bisa 1 bab, karena hasilnya gak mungkin maksimal. Take a baby steps. Sedikit-sedikit dulu. Yang penting tekun dan terus menerus. Kalau capek, yaudah istirahat aja. Makan enak. Hang out sama temen. Nonton film. Apa aja yang bisa balikin mood kamu jadi semangat lagi.

5. Berdoa

Gak ada yang ngalahin kehendak Tuhan. Kalau Tuhan berkehendak, maka jadilah. Karena itu, banyak-banyak berdoa. Kalau saya sih dulu doa nya simpel aja, semoga tikus-tikus penelitian gak mati sebelum penelitian selesai, hehe…

Yang penting yaqueen! Tanamkan pikiran positif bahwa kamu bisa, mampu, dan penelitianmu berjalan lancar. Kalau kamu sudah berusaha, serahkan kepada Tuhan.

6. Ingat orang tercinta

Ingat orangtua di kampung halaman yang selama ini membiayai kita sekolah, membesarkan kita, menuruti kemauan kita. Ya masa mereka pengen kamu lulus, tapi kamu nya ogah-ogahan? Malu atuh lah…

Gak perlu jadi jenius untuk lulus,

Atau butuh ipk tinggi,

Enggak!

Kamu cuma butuh ketekunan.

Karena sesuatu yang sudah kamu mulai, harus kamu akhiri dengan baik.

Semangat para pejuang tugas akhir!

Comments

  1. Vera says:

    Terima kasih tipsnya 😊

    1. Sama-sama mba Vera… semoga membantu 😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *