Namanya Sasya

Nama aslinya sebetulnya Raissa. Tetapi ia lebih senang dipanggil Sasya. Dengan memakai daster berwarna merah muda bergambar disney princess, tak lupa dengan rambut keritingnya serta tedy bear yang lebih sering ia panggil dengan nama “Teted”, resmi menjadi teman saya dikota ini.

Gadis cilik ini periang. Dengan pembawaannya yang selalu tersenyum dan cerewet, dan selalu banyak bertanya. Apapun hal yang ia rasa janggal, akan segera ditanyakan. Tak jarang ia selalu menangis. Entah karena ditinggal ibunya sebentar, jatuh karena suka berlari-larian, ataupun karena dimarahi.

Ia tidak bisa lepas dari “Teted” nya ini. Kecuali saat disekolah. Pernah suatu hari bonekanya ini dicuci dan dijemur, ketika ia pulang sekolah dan mengetahui Teted nya ini tidak ada, ia menangis sejadi-jadinya dan mengamuk. Walaupun dalam kondisi setengah kering, ia memaksa untuk memeluk Teted. ya sebegitu keras kepalanya ia.

Ia juga ingin cepat dewasa. Melihat saya mempunyai “gadget ala orang dewasa”, ia mengatakan keinginannya untuk cepat-cepat dewasa. Katanya “Nanti kalau sudah besar kayak Tante Dea, Sasya mau beli laptop, handphone, semuaaa pokoknya punya”.

Teman saya yang sudah selama 4 tahun tinggal dirumah ini, akan segera pindahย  ke suatu tempat. Dibalik kenakalannya dan juga ketegasan saya saat berbicara dengannya, I will miss her the most. Jangan cepat-cepat dewasa ya! ๐Ÿ™‚

IMG-20160326-WA0004

IMG-20160528-WA0009

sasya1

Comments

  1. Toro says:

    Salam kenal dik Raissa..
    jangan cepat cepat dewasaa, nanti menyebalkan seperti Tante Dea! ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜

    1. aaah ujung2nya nyindir…. -___-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *