Obat berikut, WAJIB ada di tas kamu!

firstaidkit

Sebagai seorang apoteker dan (setengah) traveler, kesehatan sepanjang perjalanan menjadi yang terpenting buat saya. Terkadang, saking banyaknya overpack obat didalam pouch P3K, pouch saya sering disebut-sebut sebagai “kantong Doraemon“. Saya membawa kantong P3K saya kemanapun saya pergi, walaupun hanya pergi dalam beberapa jam maupun berhari-hari. Satu-satunya alasan saya mebawa obat-obatan tersebut adalah, karena musibah bisa terjadi dimana saja. Musibah ini tidak melulu jatuh ataupun tertabrak, tetapi hal kecil yang dapat mengganggu perjalanan serta kegiatan kamu. Contohnya pusing, kaki lecet akibat sepatu, dan yang lebih parah lagi – diare secara tiba-tiba (that’s the truth), konstipasi, maupun panas demam. Nah dalam keadaan darurat seperti ini, kita butuh tindakan cepat untuk mengatasi kendala tersebut. Tentunya untuk pergi ke apotek maupun toko, kamu membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Apalagi untuk saya yang lebih sering berpergian sendirian, saya tidak bisa tergantung kepada siapa-siapa selain diri saya sendiri. Dan kantong P3K selalu. SELALU. Saya andalkan.

disclaimer : semua obat-obatan yang saya sebutkan sepenuhnya pilihan saya. gambar maupun tulisan merek dalam artikel ini merupakan contoh yang saya gunakan. TIDAK ada sponsorship dalam pembuatan artikel ini.

Berikut obat-obatan yang perlu kamu bawa dalam keadaan darurat, yang bisa kamu dapatkan di apotek maupun toko yang menjual obat OTC (over the counter) :

1. Parasetamol

Paracetamol

Membawa parasetamol adalah saran mutlak dari saya. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena kejadian panas atau pusing bisa terjadi dimana saja dan terkadang sangat mengganggu kegiatan yang sedang lakukan. Untuk parasetamol, kamu bisa membeli berupa generik di apotek, maupun di toko seperti alfamart maupun indomaret (merek yang biasa digunakan adalah panadol; berbagai opsi dari panadol merah, biru, dan hijau untuk berbagai terapi yang berbeda). Makan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi parasetamol,apabila pusing dan panas reda, hentikan pemakaian. Namun apabila tidak kunjung reda lebih dari 3 hari, konsultasikan ke dokter.

2. Obat Alergi

ctm

Untuk kamu yang biasa mengalami alergi mulai dari debu, makanan, maupun udara dingin, obat ini wajib dibawa. Biasanya, saat memeriksakan alergi ke dokter, pasien sudah terbiasa diresepkan obat untuk mengobati alergi yang dialaminya (jika sewaktu-waktu alergi tersebut muncul). Obat alergi seperti Cetirizine, Loratadine, maupun CTM biasanya termasuk obat-obatan yang cukup “terkenal” pada pasien penderita alergi. Tapi ingat, kamu harus selalu tahu karakteristik setiap obat-obatan alergi yang kamu konsumsi. CTM yang berisi Chlorperinamine Maleat, dapat menyebabkan KANTUK, yang tentunya sangat mengganggu perjalanan maupun kegiatan yang kita lakukan. Terutama saat mengendarai kendaraan. Konsultasikan kembali hal tersebut kepada dokter apabila kamu terbiasa diresepkan CTM untuk obat alergimu.

3. Bandage / Plester

Ilustrasi-plesterbetadine_antiseptic_solution_60ml-_1

Kejadian kecil seperti kaki lecet, maupun jatuh, tentunya dapat membuat perjalanan kamu menjadi terhambat. Penting untuk kamu selalu membawa plester untuk menutup luka maupun lecet agar kamu lebih nyaman di perjalanan.

4. Obat Pencernaan

Terdapat berbagai macam obat pencernaan yang bisa kamu bawa didalam kantong P3K mu antara lain :

Attapulgite (untuk DIARE) 

new_diatabs_4_tablet-Perjalanan jauh terasa sangat menyebalkan apabila disertai dengan rasa ingin BAB secara terus menerus atau yang biasa kita kenal dengan diare. Hal ini bisa terjadi akibat pola makan yang berubah saat traveling, tapi bisa juga karena penyakit bernama “Travelers Diarrhea”. Travelers diarrhea adalah penyakit pencernaan yang biasa timbul pada saat seseorang sedang melakukan perjalanan, karena sanitasi yang kurang serta kontaminasi bakteri pada makanan. Selalu sedia attapulgite (dapat kamu beli contohnya dengan merek neo entrostop, maupun diatab) di tas kamu. Apabila kamu sedang diare pada saat perjalanan, selalu, saya ingatkan SELALU minum air dalam jumlah yang banyak,, untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Obat maag

12963410-An-image-of-a-man-doubled-over-in-stomach-pain--Stock-Vector-ache

Makanan yang ada didaerah tujuan wisatamu, kadang berbeda dengan yang biasa kamu makan. Makanan bersantan serta pedas dapat menyebabkan penyakit maag mu muncul. Sedia obat maag seperti promaag, sanmaag, ataupun obat maag generik dapat meringankan gejala yang timbul.

Obat mual

Nah yang ini paling sering saya alami diperjalanan. Kadang ketika perjalanan darat ditempuh dalam waktu yang cukup lama, dan medan yang ditempuh cukup membuat isi perut bergejolak, obat yang satu ini selalu saya andalkan. Untuk yang terbiasa mengatasi mual maupun penyakit maag dengan Ranitidin, dapat mengkonsumsi sebelum perjalanan. Terdapat merek serta generik yang bisa kamu beli langsung di apotek. Serta yang paling terkenal adalah ANTIMO, yang berisi dimenhidrinat. Perhatian untuk pengendara kendaraan, dimenhidrinat dapat menyebabkan KANTUK.

5. Obat Oles

minyak kayu putih

Dari mulai minyak kayu putih, minyak telon, minyak angin, pilih salah satu yang panasnya paling pas untuk kamu. Kamu dapat menambahkan obat seperti counterpain, yang berfungsi untuk meredakan pegal-pegal yang setiap saat dapat kamu alami diperjalanan.

6. Obat Pribadi

Yang saya maksud obat pribadi adalah obat khusus yang biasa dikonsumsi karena suatu kondisi kesehatan tertentu. Contohnya, bila terbiasa menggunakan obat-obatan asam urat, kolesterol, hipertensi, maupun diabetes tertentu, bawalah selalu obat-obatan tersebut kemanapun. Karena hanya apotek yang dapat menjual obat tersebut dan apabila suatu keadaan darurat muncul, mencari apotek didaerah wisata tentunya akan sangat menyulitkan perjalanan.

7. Personal Care

Hand-Sanitizer-for-Air-Travel-Hygiene

Selalu bawa hand sanitizer untuk me-non-aktif-kan bakteri, terutama apabila tidak ada air untuk membasuh tangan, dan tangan kamu sudah menyentuh berbagai fasilitas umum yang biasa disentuh orang seperti pegangan pintu, pegangan tangga, tombol lift, dll. Tissue, tissue basah, dan yang terpenting untuk wanita – pembalut, jadi hal wajib disaat berpergian. Multivitamin serta zat penambah darah juga dapat kamu andalkan untuk menjaga imunitas tubuh saat berpergian.


Ingat untuk selalu menjaga kesehatanmu dimana saja, terutama diperjalanan. Obat-obat diatas dapat diandalkan apabila kamu mengalami kejadian yang kurang mengenakkan diluar rumah. Baca aturan pakai sebelum mengkonsumsi obat. Tapi ingat, apabila sakit yang kamu derita semakin parah, jangan terlalu memaksakan diri. Selalu tahu kondisi limit tubuhmu. kunjungi apotek untuk pelayanan swamedikasi dengan apoteker, atau lebih lanjut segera periksakan ke dokter apabila gejala semakin terasa dan mengganggu. because health is priceless. Salam sehat! 🙂



Gambar :

http://www.motheringtouch.ca

http://www.vitaminobat.com

Homepage

HOME Swalayan Kesehatan

Comments

  1. Amanda Kiky says:

    Nice blog! 🙂

    1. deantari says:

      Terimakasih mba, you have a nice one too 🙂

  2. renatha says:

    SETUJU !! kayanya ini semua ada juga deh di clutch obat ku !! sakses my lovely blogger dawir :*

    1. deantari says:

      Awww makasih dawirku tersayang :* :*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *