Things I’ve Learned From : Quarter Life Crisis

quarter life crisis

Pernahkah kamu merasa menjadi orang paling useless dan tanpa tujuan? Ketika kamu sudah merencanakan semuanya lalu rencana itu seketika buyar. Dalam hal apapun, jodoh maupun karir. Dan kamu merasa waktumu yang berharga menjadi terbuang sia-sia. Well, I do. Saya ingin menjadi dewasa secepatnya. Karena menurut saya pribadi, menjadi dewasa seutuhnya adalah seseorang yang pemenuhan kebutuhan lahiriahnya tidak lagi tergantung pada kedua orang tua, maupun anggota keluarganya. Which is not me at all, karena saya masih sangat tergantung pada kedua orangtua saya. Dan saya pun tidak mau hal ini berlarut-larut.  Pada masa “transisi” ini, banyak pergulatan batin yang saya alami.

Dan BOOOM saya baru sadar! Saya terkena krisis seperempat baya/ quarter life crisis! Quarter life crisis adalah krisis yang dialami seseorang di usia 20 tahunan, dimana banyak keraguan mengenai masa depan yang akan dihadapi orang tersebut. Karena umur 20an adalah saat transisi dari seorang young adult (muda dewasa) menjadi manusia dewasa yang sesungguhnya, terjadi pergulatan batin terhadap berbagai pilihan yang ada. Terutama, ketika seseorang menjadi dewasa seutuhnya, semua tanggung jawab hidupmu ada di tanganmu.

Berikut 10 tanda kalau kamu mengalami quarter life crisis :

  1. Saudara-saudaramu mulai senang bertanya hal menakutkan seperti “KAPAN MENIKAH?” atau “KAPAN LULUS?”kapan nikah
  2. Hidup terasa lebih mudah saat kamu memilih jurusan sewaktu SMA . Dan terasa menyebalkan saat kamu harus memilih akan bekerja apa
  3. Kamu PANIK saat teman-teman terdekatmu serta artis yang sebaya denganmu mulai bertunangan atau bahkan menikah no
  4. Bahkan kamu LEBIH PANIK saat kamu sadar kamu belum mempunyai pacar pada usia inikapan nikah2
  5. Kamu sering berpikir : “mau jadi apa aku nanti?”                           stressful
  6. Kamu merasa pekerjaanmu yang sekarang tidak cocok bagimu                                work
  7. Kamu merasa harus keluar dari rutinitas pekerjaan yang membosankan
  8. Walaupun tidak suka dengan pekerjaanmu, kamu tetap bekerja disitu karena pengeluaranmu jadi tanggungjawabmu   poor
  9. Teman-temanmu sudah memulai kehidupan masing-masing dan kamu masih merasa stuck and doing nothingdont get it
  10. Bahkan ketika kamu sudah membuat life map atau life vision, kamu masih merasa ada yang kurang pas pada tujuan hidupmuideas

Ketika kamu tidak merasakan hal tersebut diatas, Congratulation! Kamu adalah orang yang beruntung. Dan buat kamu yang menjawab ya pada beberapa pertanyaan, dan ketika membaca pun perasaan galau mu tiba-tiba datang, yup, you are at quarter life crisis. Jangan takut, bukan cuma kamu kok yang mengalami hal ini. We have the same issues.

Dibawah ini ada 3 cara kamu keluar dari quarter life crisis dengan narasumber Adam Poswolsky dari salah satu pidatonya pada acara TEDxYouth untuk TEDtalks. kamu bisa melihat speech lebih lengkapnya DISINI 

1. Bergaul dengan orang yang penuh dengan keyakinan hidupfriend

Ketika seseorang berteman dengan orang yang penuh keyakinan, mereka akan berusaha saling meyakinkan satu sama lain untuk melakukan action secepatnya akan hal yang mereka inginkan. Orang-orang ini akan menjadikanmu lebih semangat menjalani hidup.

2. Temukan apa yang menjadi passion mu, jangan membandingkan diri dengan orang lain

Kehidupan orang lain tidak sama dengan kehidupanmu. Kita tidak bisa menilai kehidupan seseorang dari yang terlihat dipermukaan. Dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain, menjadikan seseorang lebih fokus untuk menentukan jalan hidup yang akan diambil. Seperti kata peribahasa, rumput tetangga TERLIHAT lebih hijau daripada rumput sendiri.

3. Bergegas melakukan apa yang kamu inginkan

world

Bekerjalah pada sesuatu yang kamu inginkan berlipat kali lebih keras dari orang lain, melakukan sesuatu yang kamu inginkan, traveling, menulis, menjadi volunteer, bekerja diluar daerahmu, ambil resiko, lakukan AKSI. Orang lain akan mendukungmu ketika kamu melakukan sesuatu dengan tujuan.


Well it sounds hard to do. But nothing great will come when our action is zero. Yakin adalah kata-kata yang paling tepat untuk keadaan ini. Yakin dengan masa depan yang cerah yang akan dihadapi esok. Yakin sesuatu akan indah pada waktunya. And we will bloom become the best of ourself. Ketika mengetik kata-kata terakhir di artikel ini, saya yakin saya bisa melalui ini. KITA bisa melalui ini.

Pictures credit by buzzfeed.com and memegenerator.net

Comments

  1. Miftah Fauziah says:

    Ah it such a great article to wake me up and encourage myself 🙂

  2. Aha, feel same here. Btw, thanks for following my blog, Salam kenal ya Mba 🙂

    1. deantari says:

      Thanks a lot juga mas sudah follow! Saya masih newbie banget di dunia per-blogger-an hehe. It’s nice to know you, your blog very inspiring 🙂

  3. anaanum says:

    Saya mengalami juga, tulisannya sangat bermanfaat bagi siapapun yang sedang mengalami stress ini,

    1. deantari says:

      Terimakasih sekali mba, semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *